PRIMBON NUSANTARA

“Pembahasan Tentang 82 Aspek Pemahaman Primbon Nusantara”

A. FILSAFAT, KOSMOLOGI & BUDAYA PRIMBON

1. Primbon sebagai Cermin Filsafat Hidup Orang Jawa

2. Jagad Cilik–Jagad Gedhe: Kosmologi Jawa dalam Primbon

3. Harmoni Manusia–Alam–Leluhur dalam Ajaran Primbon

4. Wektu Jawa: Neptu, Wuku, dan Siklus Kehidupan

5. Ilmu Titen sebagai Pondasi Pengetahuan Primbon

6. Primbon sebagai Arsip Kearifan Lokal Nusantara

7. Ritme Sosial Jawa dan Fungsi Primbon dalam Kehidupan

8. Mitos dan Simbolisme Budaya dalam Primbon Jawa

9. Primbon dalam Adat, Upacara, dan Tata Hidup Orang Jawa

10. Primbon sebagai Warisan Budaya Takbenda Nusantara

11. Logika Nalar Jawa dalam Struktur Primbon

12. Primbon sebagai Sistem Berpikir Rasional Tradisional

B. PRIMBON, BUDI PEKERTI & ETIKA KEHIDUPAN

13. Primbon sebagai Pedoman Budi Pekerti Jawa

14. Unggah-Ungguh dan Tepa Selira dalam Tafsir Primbon

15. Etika Rumah Tangga Jawa dalam Ajaran Primbon

16. Pendidikan Karakter Anak melalui Pitutur Primbon

17. Pantangan Harian sebagai Disiplin Diri dalam Primbon

18. Tirakat dan Laku Batin sebagai Pembentuk Watak

19. Etos Kerja Jawa: Ora Ngoyo dalam Perspektif Primbon

20. Menjaga Lisan dan Perilaku menurut Primbon Jawa

21. Rasa Sungkan, Wedi, dan Moralitas sebagai Kontrol Sosial

22. Budi Pekerti Luhur sebagai Nilai Universal dalam Primbon

23. Primbon dan Hati Nurani dalam Kebijaksanaan Jawa

24. Primbon dan Laku Kebatinan sebagai Jalan Kesadaran Diri

C. PRIMBON, SASTRA & TRADISI LISAN

25. Serat Primbon sebagai Naskah Sastra Penata Kehidupan

26. Jejak Ajaran Primbon dalam Serat Wulangreh

27. Primbon dalam Serat Centhini: Ensiklopedi Kehidupan Jawa

28. Primbon dan Wayang: Pertanda dalam Lakon dan Simbol

29. Jejak Falsafah Primbon dalam Tembang Macapat

30. Dongeng Jawa sebagai Media Penyebaran Nilai Primbon

31. Pitutur Simbah sebagai Ingatan Kolektif tentang Primbon

32. Simbolisme Alam dalam Sastra Jawa dan Primbon

33. Tokoh Mitologis Penjaga Ilmu Tanda dalam Tradisi Jawa

34. Takdir, Ikhtiar, dan Kebebasan dalam Narasi Primbon

35. Estetika Bahasa Primbon: Metafora dan Sanepa

36. Primbon sebagai Genre Sastra Fungsional Jawa

37. Primbon dalam Serat-Serat Panitikrama dan Etika Jawa

38. Pengaruh Primbon dalam Sastra Modern dan Kontemporer Jawa

D. PRIMBON, LITERASI & AKSARA JAWA

39. Tradisi Penulisan Primbon: Lontar, Daluwang, hingga Kertas Eropa

40. Aksara Jawa sebagai Penyimpan Makna Spiritual Primbon

41. Hanacaraka dan Aji Saka dalam Narasi Pengetahuan Jawa

42. Pustaka Keraton sebagai Penjaga Naskah Primbon

43. Guru Ngelmu sebagai Pewaris dan Pengajar Primbon

44. Tradisi Menyalin dan Mewariskan Teks Primbon

45. Literasi Primbon di Desa: Buku Saku dan Catatan Pinggir

46. Digitalisasi Naskah Primbon: Peluang dan Tantangan

47. Membaca Primbon dalam Era Literasi Modern

48. Literasi Kritis terhadap Primbon: Menghormati Sekaligus Menguji

E. PRIMBON, TOSAN AJI & PUSAKA

49. Pertemuan Primbon dan Tosan Aji: Ilmu Tanda dalam Pusaka

50. Weton Empu: Hitungan Sakral dalam Pembuatan Keris

51. Pamor Keris sebagai ‘Primbon Visual’ Keberuntungan dan Perlindungan

52. Pusaka Keluarga sebagai Penjaga Nasib Keturunan

53. Etika Memegang dan Merawat Tosan Aji menurut Primbon

54. Besalen sebagai Ruang Sakral Teknik dan Spiritualitas Primbon

55. Primbon dan Strategi Perang dalam Tradisi Nusantara

56. Logam, Api, dan Air sebagai Metafora Batin Manusia

57. Penjamasan Pusaka: Menjernihkan Keris, Menjernihkan Jiwa

58. Tosan Aji sebagai Sarana Pendidikan Budi Pekerti

F. PRIMBON & SPIRITUALISME NUSANTARA

59. Primbon dan Kejawen: Inti Laku Rasa Orang Jawa

60. Warisan Hindu–Buddha–Islam dalam Struktur Primbon

61. Gunung dan Laut sebagai Poros Sakral dalam Ilmu Tanda

62. Roh Leluhur dan Pitutur Gaib dalam Tradisi Primbon

63. Primbon dan Tradisi Slametan Jawa

64. Laku Tapa sebagai Jalan Kesadaran Diri dalam Primbon

65. Konsep Untung–Sial dalam Spiritualitas Jawa

66. Sistem Tanda Nusantara: Primbon Jawa, Bali, Sunda, Bugis

67. Primbon dan Ekologi Spiritual: Menjaga Alam, Menjaga Tanda

68. Dari Rasa Takut menuju Rasa Tanggung Jawab dalam Primbon

G. PRIMBON, PENDIDIKAN KARAKTER & ERA MODERN

69. Primbon sebagai Sumber Pendidikan Karakter di Sekolah dan Keluarga

70. Muatan Lokal Primbon untuk Kurikulum Budaya Daerah

71. Primbon di Era Digital: Aplikasi, Konten, dan Tantangan Etis

72. Membaca Primbon dengan Kacamata Ilmiah Tanpa Menyingkirkan Tradisi

73. Literasi Budaya: Mengajarkan Cara Memahami, Bukan Menelan Mentah Primbon

74. Primbon dan Kesehatan Mental: Harapan, Sugesti, dan Psikologi Batiniahnya

75. Etika Menyebarkan Konten Primbon di Media Sosial

76. Komunitas Pembaca Primbon sebagai Ruang Diskusi Budaya

77. Pelestarian Manuskrip Primbon melalui Kolaborasi Akademik dan Komunitas

78. Menulis Ulang Primbon sebagai Ensiklopedia Budaya Nusantara

79. Makna Perlambang dalam Primbon untuk Memahami Sifat Kemanusiaan

80. Logika Simbolik Primbon sebagai Penyusun Nalar Budaya Jawa

81. Primbon dan Pembacaan Tanda sebagai Metode Berpikir Reflektif

82. Primbon sebagai Jembatan antara Rasionalitas dan Kebijaksanaan Tradisional