Nofians

Nofians

WUKU WUGIAGUNG SARAT MAKNA FILOSOFIS

Makna, Watak, dan Pengaruhnya dalam Penanggalan Jawa Dalam khazanah budaya Nusantara, khususnya tradisi Jawa dan Bali, sistem penanggalan bukan sekadar alat penanda waktu, melainkan juga sarana memahami karakter manusia, momentum kehidupan, serta keharmonisan antara alam dan spiritualitas. Salah satu bagian…

WUKU WARINGIT DALAM TRADISI JAWA DAN BALI

Makna, Watak, dan Pengaruhnya dalam Kalender Pawukon Pengertian Wuku Waringit Wuku Waringit adalah salah satu dari 30 wuku dalam sistem kalender Pawukon, kalender tradisional Jawa–Bali yang berputar selama 210 hari. Setiap wuku berlangsung selama 7 hari, dimulai dari Minggu (Radite)…

WUKU GUMBREG DALAM PENANGGALAN JAWA

Simbol Kesuburan, Ketekunan, dan Keharmonisan Hidup dalam Penanggalan Jawa Pengertian Wuku Gumbreg Wuku Gumbreg merupakan salah satu dari 30 wuku dalam sistem penanggalan Jawa, di mana setiap wuku memiliki makna filosofis yang berkaitan dengan watak manusia, peristiwa kehidupan, serta hubungan…

WUKU TOLU: WATAK TEGUH LAN REJEKI LUMINTU

Makna, Watak, dan Pengaruhnya dalam Penanggalan Jawa Wuku Tolu adalah wuku ketiga dalam sistem penanggalan Jawa yang terdiri dari 30 wuku. Setiap wuku berlangsung selama tujuh hari dan memiliki makna filosofis yang berkaitan dengan watak manusia, peristiwa kehidupan, serta pengaruh…

WUKU KURANTIL DALAM PENANGGALAN JAWA DAN BALI

Simbol Keteguhan, Keberanian, dan Ujian Kehidupan Pengertian Wuku Kurantil Wuku Kurantil merupakan salah satu dari 30 wuku dalam sistem penanggalan Jawa yang berlandaskan pada siklus Pawukon selama 210 hari. Wuku ini memiliki makna mendalam yang berkaitan dengan kekuatan batin, keteguhan…

WUKU SINTA DALAM PENANGGALAN JAWA

Makna, Ciri, dan Pengaruhnya Dalam sistem penanggalan Jawa, dikenal siklus pawukon yang terdiri dari 30 wuku, masing-masing berlangsung selama 7 hari. Salah satu wuku yang paling awal dan sering dijadikan acuan adalah Wuku Sinta. Wuku ini memiliki makna filosofis yang…