Masa Indonesia Jelita: Sejarah, Tokoh, dan Ciri Khas Lukisannya

Samadya.id | Seni lukis di Indonesia memiliki perjalanan panjang dengan berbagai periode dan aliran yang berkembang seiring waktu. Salah satu periode penting dalam sejarah seni rupa Indonesia adalah Masa Indonesia Jelita, yang berlangsung dari sekitar tahun 1920 hingga 1938.

Pada masa ini, seni lukis didominasi oleh karya-karya yang menampilkan keindahan alam Indonesia, dikenal juga dengan sebutan Mooi Indie.

Sejarah Masa Indonesia Jelita

Periode Masa Indonesia Jelita muncul setelah Raden Saleh, pelopor seni lukis modern Indonesia, meninggal dunia pada tahun 1880. Setelah kepergiannya, seni lukis modern sempat mengalami stagnasi hingga akhirnya muncul kembali dengan Abdullah Suryosubroto sebagai salah satu tokoh utama.

Saat kembali dari studinya di Belanda, Abdullah Suryosubroto memperkenalkan gaya lukisan baru yang berfokus pada pemandangan alam Indonesia dengan teknik yang lebih detail dan realistik. Periode ini menjadi awal dari perkembangan Mooi Indie, sebuah aliran seni lukis yang menggambarkan keindahan lanskap alam Nusantara dengan nuansa romantis dan damai.

Pada saat itu, Indonesia masih dalam masa kolonial Belanda, dan lukisan-lukisan dengan tema keindahan alam sangat disukai oleh para pejabat kolonial maupun kolektor Eropa. Namun, beberapa seniman di kemudian hari mengkritik gaya Mooi Indie karena dianggap tidak mencerminkan realitas sosial dan perjuangan rakyat Indonesia.


Tokoh-Tokoh Penting dalam Masa Indonesia Jelita

Beberapa seniman yang berperan dalam perkembangan Masa Indonesia Jelita antara lain:

1. Abdullah Suryosubroto

Pelopor aliran Mooi Indie

Memperkenalkan tema-tema pemandangan alam dengan teknik realistik

Lukisannya banyak menampilkan sungai, sawah, pegunungan, dan pepohonan tropis

2. Basoeki Abdullah

Pelukis terkenal yang banyak menggambarkan keindahan alam dan potret tokoh-tokoh penting

Karya terkenalnya adalah “Nyi Roro Kidul”

3. Wakidi

Pelukis yang terkenal dengan pemandangan Sumatera Barat

Lukisannya menggambarkan suasana pedesaan dan lanskap alam dengan detail yang sangat halus

4. Mas Pirngadi

Seniman yang banyak melukis kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa dan keindahan arsitektur kolonial

5. Basar Idjonati

Banyak melukis dengan gaya impresionisme yang menampilkan nuansa romantis dari kehidupan pedesaan

6. Henry van Velthuijzen

Seniman asal Belanda yang banyak mengabadikan keindahan lanskap dan budaya Indonesia

7. Charles Sayers

Terkenal dengan lukisan yang menggambarkan kehidupan sosial masyarakat kolonial

8. Leonard Eland

Mengembangkan lukisan yang lebih ekspresif namun tetap dalam lingkup keindahan alam

9. Jan Frank

Salah satu pelukis yang karyanya sering digunakan untuk mempromosikan wisata Indonesia ke dunia internasional.


Ciri-Ciri Lukisan pada Masa Indonesia Jelita

Lukisan-lukisan dari periode Masa Indonesia Jelita memiliki karakteristik khas yang membedakannya dari aliran lain. Beberapa ciri utama lukisan dari periode ini adalah:

✔ Fokus pada pemandangan alam Indonesia

Gunung, sawah, sungai, hutan tropis, dan pantai menjadi objek utama dalam karya-karya seniman periode ini.

✔ Menggunakan warna-warna lembut dan natural

Warna yang digunakan sering kali bernuansa hijau, biru, dan kuning kecokelatan, menciptakan suasana yang teduh dan menenangkan.

✔ Nuansa damai dan romantis

Lukisan dari periode ini menggambarkan Indonesia sebagai negeri yang tenteram dan indah, sesuai dengan visi Mooi Indie.

✔ Tidak mencerminkan realitas sosial dan perjuangan kemerdekaan

Tidak ada unsur kritik sosial atau gambaran perjuangan rakyat melawan kolonialisme dalam karya-karya ini.

✔ Kemahiran melukis yang tinggi, tetapi minim nilai spiritual

Teknik melukis pada periode ini sangat detail dan realistis, namun banyak yang menilai bahwa lukisan-lukisan ini lebih menonjolkan keindahan visual daripada makna filosofis yang dalam.

✔ Menonjolkan unsur estetika tanpa pesan politis

Berbeda dengan karya seniman seperti S. Sudjojono dan Affandi yang memiliki makna perjuangan, lukisan dari Masa Indonesia Jelita lebih mengedepankan keindahan semata.

✔ Beberapa karya menampilkan unsur erotisme dalam melukis manusia

Seniman seperti Basoeki Abdullah kerap memasukkan figur wanita dengan pose artistik dalam lukisannya, menambah nuansa eksotis dan sensual.


Perdebatan Seputar Masa Indonesia Jelita dan Mooi Indie

Meskipun Masa Indonesia Jelita melahirkan banyak karya seni indah, aliran Mooi Indie mendapatkan kritik dari seniman angkatan berikutnya, terutama dari S. Sudjojono. Ia berpendapat bahwa Mooi Indie hanya menggambarkan keindahan Indonesia tanpa mencerminkan kehidupan rakyat yang sebenarnya.

S. Sudjojono bersama dengan kelompok Persatuan Ahli Gambar Indonesia (PERSAGI) mengkritik bahwa Mooi Indie hanyalah lukisan untuk menyenangkan para penjajah, sementara kondisi sosial dan penderitaan rakyat tidak tergambar dalam karya-karya tersebut. Oleh karena itu, ia memelopori seni lukis yang lebih menonjolkan realitas kehidupan rakyat Indonesia, yang kemudian berkembang menjadi seni rupa modern Indonesia.

Warisan Masa Indonesia Jelita dalam Seni Lukis Indonesia

Meskipun dikritik oleh beberapa seniman modern, Masa Indonesia Jelita tetap meninggalkan jejak penting dalam seni rupa Indonesia. Banyak karya dari periode ini kini menjadi koleksi museum-museum besar, istana kepresidenan, dan galeri seni internasional.

Beberapa warisan penting dari Masa Indonesia Jelita meliputi:

🎨 Mengembangkan teknik melukis lanskap yang mendetail dan realistis
🎨 Menjadi bagian dari identitas seni lukis Indonesia di mata dunia
🎨 Memperkenalkan Indonesia sebagai negeri yang indah melalui seni rupa
🎨 Menjadi inspirasi bagi pelukis generasi berikutnya dalam mengeksplorasi keindahan alam

Hari ini, karya-karya dari periode Masa Indonesia Jelita masih banyak dicari oleh kolektor seni dan sering dipamerkan di berbagai museum seni di Indonesia maupun luar negeri.


Kesimpulan

Masa Indonesia Jelita merupakan periode penting dalam sejarah seni lukis Indonesia yang ditandai dengan dominasi tema keindahan alam dan aliran Mooi Indie.

Meskipun mendapatkan kritik dari seniman angkatan berikutnya, lukisan-lukisan dari masa ini tetap memiliki nilai artistik yang tinggi dan berperan dalam membentuk identitas seni rupa Indonesia.

Sebagai pecinta seni, memahami berbagai aliran dalam seni lukis Indonesia dapat memberikan perspektif lebih luas tentang bagaimana seni berkembang seiring dengan perubahan sosial, politik, dan budaya.

Apakah Anda lebih menyukai lukisan dengan tema keindahan alam seperti Mooi Indie, atau seni rupa realisme yang menggambarkan perjuangan rakyat? 💡🎨

📢 Bagikan pendapat Anda tentang Masa Indonesia Jelita dan seni lukis Indonesia di kolom komentar! 🎨✨